Mengapa menulis di Blog?



Layaknya tenage pasti punya diary tempat mencurahkan isi kepala dan hatinya.
Iya itu dulu , kebetulan Saya individu yang agak introvert jadi teman ngobrolnya ya  diary. Sejak SMP sudah menulis , ada beberapa edisi diary milik saya, tentang kakak kelas, tentang  Anak laki laki yang sering saya lihat di Bus koantas bima , tentang serba serbi kehidupan dara muda yang aaaaaahh... jadi baper.

Mengapa menulis di blog?
✓ Pertama Kali saya cari kontrakan di blog, tahun 2013. Terinsipirasi dari Anak Kakaknya Suami yang sudah punya blog. Saya pikir, kenapa tidak buat blog juga ya, soalnya dikepala sering muncul kata-kata, lalu mengarang cerita. Akhirnya saya pun bikin blog. Setahun kemudian, hanya ada 1 tulisan, 2 tahun kemudian, akhirnya 5 tahun kemudian cuma 1 tulisan. 
Dulu saya wanita bekerja namun setelah memiliki Anak  saya putuskan kerja dirumah mengasuh anak semata wayang dan Suami. Tahun pertama dirumah, terasa berat bagi saya. Kekhawatiran berlebih dari segi finansial, selain itu kegiatan dan atmosfir kantor  berbanding terbalik dengan kegiatan dirumah.
Ketika si bayi sudah masuk usia balita, saya lebih punya waktu luang, sayang rasanya jika waktu dibiarkan menguap tanpa di rekam, tul yekan bu Ibuk hehehe.
Bagi saya menulis adalah wadah untuk
menyalurkan emosi dan sebagai kenangan . Dengan menulis bisa mengurasi rasa penat  atau sedih. Selain itu waktu senggang jadi lebih bermanfaat.
Tahun 2017 saya buka lagi blognya dan mulai menulis.

✓ Mengapa saya memilih menulis di blog?, beberapa tahun lagi saya akan memasuki usia Glowing, kalau untuk Pria usia 'Puber Kedua' katanya.
Jadi bagaimana caranya diusia siaga III ini bisa tambah glowing, tambah bermanfaat. Paling tidak bermanfaat bagi diri sendiri , lalu orang-orang terdekat.  Seperti sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam : “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” Hadits dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3289). Dikutip dari artikel muslim.or.id .
Mungkin suatu saat tulisan Saya bisa bermanfaat, menginspirasi orang lain, memberi semangat bagi pembaca.

✓ Dengan menulis otomatis Kita membaca. Aktivitas membaca dan menulis membuat otak bekerja. Jika otak bekerja, kecil kemungkinan dia lemah,  Dengan aktivitas tersebut, organ otak menjadi lebih kuat menangkal serangan berbagai penyakit yang menyerangnya maka resiko penurunan daya ingat bisa diperkecil. Alzheimer biasa Orang mengenalnya dengan sebutan pikun merupakan gangguan fungsi kognitif pada otak. Beberapa gejalanya  berupa kesulitan mengingat dan berpikir.
Nah nah... disini benang merahnya, bahwa setiap Orang pasti akan menua, saya tidak menolak tua tapi bagaimana menjadi Tua yang bermanfaat dan terhindar dari keburukan di hari tua.

✓ Terakhir, menulis merupakan salahsatu bentuk ikhtiar saya dalam mendapatkan rezeki. Beberapa Manusia berpikir Rezeki identik dengan uang berbentuk kertas , uang dalam kartu, dan uang dalam bentuk lainnya. Namun Rezeki itu luas dan dalam bentuk apa saja. Bahkan tetangga yang baik pun termasuk rezeki.


Semoga menginspirasi
Salam J

Comments